JALINAN CINTA SEDARAH BUAT KELUARGA SENGSARA DAN DI USIR DARI KAMPUNG

JALINAN CINTA TERLARANG ABANG DAN ADIK KANDUNG MENGHASILKAN 2 ORANG ANAK

AA (38) dan BI (30), kakak dan adik warga Desa Lamunre Tengah, Kecamatan belopa, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan diketahui menjalin hubungan percintaan sedarah atau inses. Keduanya telah menjalani hubungan terlarang selama tiga tahun hingga memiliki dua anak yang masih balita.

Hubungan cinta terlarang ini ramai tersiar setelah AA diamankan anggota Polsek Belopa, Sabtu (27/7) malam.

Kasat Reskrim Polres Luwu AKP Faisal Syam menjelaskan, kedua bersaudara ini tinggal bersama ibunya di Desa Lamunre. Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, AA bekerja sebagai buruh bangunan.

Adapun BI sudah dua kali menjanda namun tidak punya anak. Saudaranya yang lain menetap di daerah berbeda.

Untuk menyembunyikan hubungan terlarang tersebut, BI mengaku bahwa kedua balita adalah hasil dari pernikahannya dengan mantan suami.

“Tapi setelah kecurigaan kian kuat dan dikonfirmasi ke mantan-mantan suami pelaku perempuan itu, pengakuannya kalau mereka sudah tidak pernah lagi berhubungan dengan pelaku. Perempuan itu akhirnya didesak dan mengakui, jika anak itu hasil hubungannya dengan AA kakaknya. AA ini pun diamankan,” kata AKP Faisal Syam kepada wartawan, Senin (29/7).

Hubungan terlarang tersebut bermula saat keduanya saling curhat. AA adalah bujang tua, bercerita ke sang adik karena kerap dicemooh dan di-bully oleh warga, dianggap lelaki tidak normal. Sedangkan BI curhat sering dicemooh warga gara-gara menjanda dua kali.

“Mereka curhat-curhatan, akhirnya suatu hari sepakat lakukan hubungan suami istri tapi keterusan dan akhirnya punya anak,” tutur Faisal.

Kondisi psikologi keduanya dipastikan normal dan tidak mengalami keterbelakangan mental. Keduanya juga tamatan pendidikan SMP.

“Tapi pandai memang mereka menyembunyikan perbuatannya, sampai ibunya pun tahunya kalau dua anak di rumahnya itu hasil hubungan BI dengan mantan suaminya,” beber Faisal.

Sumber : Merdeka.com

 

Join yuk disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *