SADISNYA PEMBANTAIAN DI KAPAL MOTOR MINA, 20 ORANG TEWAS MENGENASKAN

PELAKU PEMBANTAIN 3 ORANG AYAH, ANAK DAN PAMAN

Peristiwa pembantaian terjadi di Kapal Motor (KM) Mina Sejati, pada Sabtu (17/8) lalu. Saat ini misteri pembantaian tersebut terus diusut.

Total ABK yang ada di KM Mina Sejati saat itu sekitar 38 orang. Diduga tiga pelaku pembantaian ialah ayah, anak dan paman.

Awalnya Ribut Di Ruang ABK

Pembantaian di KM Mina sejati berawal dari informasi bahwa kapal tersebut dibajak. Kemudian nakhoda kapal yang bernama Awi mendengar keributan di ruang ABK palka bawah.

Setelah dicek rupanya ada ABK yang digorok. Diduga dilakukan oleh tiga orang yaitu ayah, anak dan paman.

“Pada pukul 10.00 WIT, nakhoda KM Mina Sejati mendengar ada suara ribut-ribut di ruang ABK dan setelah dilakukan pengecekan ternyata ada perkelahian dan pembunuhan di ruangan tersebut,” kata Pengelola KM Sejati Rinto, dikutip Antara, Jumat (23/8).

Dibantai Saat Tidur

Pembantaian yang dilakukan diduga tiga orang terjadi saat para ABK tengah tidur. Mereka dibantai dengan menggunakan benda tajam. Saat ABK lainnya bangun, betapa terkejutnya melihat teman-temannya tewas terkapar.

Dari pembantaian itu tujuh ABK tewas. Dua di antaranya tewas saat loncat ke laut menyelamatkan diri.

“Ada yang dibunuh itu masih tidur semua, dan yang dibunuh itu alami luka-luka semua,” kata Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Aru, Letkol Laut Suharto Silaban.

Pelaku Tiga Orang

Pihak TNI AL masih terus mengusut pembantaian yang terjadi di KM Mina Sejati. Hingga saat ini belum terungkap motif pelaku melakukan pembantaian.

Namun pembantaian itu dilakukan tiga orang, yakni ayah, anak dan paman. Ketiganya masih dalam pengejaran TNI AL.

“Anggota TNI AL sudah naik ke atas kapal dan melakukan pemeriksaan tapi kosong dan posisinya bagian belakang sudah masuk ke dalam air, sehingga tiga pelaku yang merupakan ayah, anak,” kata Pengelola KM Sejati Rinto, dikutip Antara, Jumat (23/8).

Sumber : Merdeka.com

 

Yuk join disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *